Gak Cuma Besar Core Nya Tapi Memory HBM3 Juga Kaya Banget Ini Detail Spek El Capitan

Pernah ngebayangin gak, ada mesin yang bisa ngitung lebih cepat dari semua komputer di dunia digabung? Rasanya kayak mimpi di film sci-fi, tapi sekarang jadi kenyataan.
Lawrence Livermore National Laboratory baru saja merilis raksasa komputasi terbaru mereka. Sistem ini bukan cuma cepat, tapi benar-benar mengubah standar teknologi global.
Dengan skor 1.742 exaflops, mesin ini menjadi yang tercepat sejagat. Kolaborasi antara AMD dan HPE menciptakan keajaiban teknis yang bakal bantu penelitian penting untuk masa depan.
Kita akan jelajahi bagaimana AMD Instinct MI300A menjadi jantung sistem ini. Performanya yang luar biasa bakal membuka era baru dalam komputasi modern.
Mengenal Superkomputer El Capitan: Raja Baru Dunia Komputasi
Bayangkan sebuah mesin yang bisa menyelesaikan pekerjaan ribuan komputer biasa dalam hitungan detik. Itulah kekuatan yang dimiliki raksasa komputasi terbaru ini.
Latar Belakang dan Misi Nasional
National Nuclear Security Administration (NNSA) membutuhkan solusi canggih untuk menjaga keamanan nasional. Mereka ingin memastikan keandalan persenjataan nuklir tanpa melakukan uji coba fisik.
Program Stockpile Stewardship menjadi misi utama. Tujuannya adalah melakukan simulasi dan penelitian melalui komputasi berkinerja tinggi.
Lawrence Livermore National Laboratory ditunjuk sebagai pelaksana proyek ini. Laboratorium ini memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mengelola sistem komputasi tercepat di dunia.
Kolaborasi AMD, HPE, dan Lawrence Livermore National Laboratory
Kerja sama tiga raksasa teknologi ini dimulai sejak tahun 2019. Kontrak senilai $600 juta menunjukkan betapa seriusnya proyek ini.
AMD menyumbangkan teknologi APU Instinct MI300A sebagai jantung komputasi. Chip ini menggabungkan CPU dan GPU dalam satu paket untuk efisiensi maksimal.
HPE bertanggung jawab atas infrastruktur dan integrasi keseluruhan sistem. Mereka menggunakan pengalaman dari seri Cray untuk membangun arsitektur yang solid.
Tiga laboratorium nasional akan memanfaatkan kekuatan mesin ini. LLNL, Los Alamos, dan Sandia akan menjalankan berbagai penelitian keamanan nasional.
Selain simulasi nuklir, sistem ini juga mendukung penelitian terbuka. Pemodelan iklim, biosecurity, dan penemuan obat menjadi bagian dari workload yang dijalankan.
Kolaborasi ini tidak hanya tentang perangkat keras. Pengembangan perangkat lunak dan optimasi untuk workload kompleks juga menjadi fokus utama.
Kemitraan antara sektor publik dan privat terbukti berhasil. El Capitan menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi bisa memajukan teknologi komputasi dunia.
Memory HBM3 Superkomputer El Capitan: Teknologi Revolusioner
Bayangkan sebuah mesin yang bisa mengolah informasi dengan kecepatan luar biasa. Teknologi penyimpanan data dalam sistem ini benar-benar mengubah permainan komputasi modern.
Kapasitas dan Konfigurasi Memory yang Mencengangkan
Setiap unit pemrosesan dalam sistem ini memiliki kemampuan luar biasa. AMD Instinct MI300A menyediakan 128 GB ruang penyimpanan data yang bisa diakses bersama.
Konfigurasi ini memungkinkan pertukaran informasi yang sangat cepat antara berbagai komponen. Hal ini mengurangi hambatan yang biasa terjadi pada sistem komputasi campuran.
Seluruh sistem memiliki total 44.544 perangkat pemrosesan. Kapasitas total penyimpanan datanya mencapai 5.475 petabyte, salah satu yang terbesar di dunia.
Bandwidth Tinggi untuk Performa Optimal
Kecepatan transfer data mencapai 5.3 TB per detik secara keseluruhan. Angka ini sangat penting untuk menjalankan simulasi kompleks dan kecerdasan buatan.
Empat unit pemrosesan dalam setiap node terhubung melalui teknologi khusus. Koneksi ini memastikan koherensi data antar perangkat dengan kecepatan 128 GB per detik.
Sistem pendingin cair digunakan untuk mengelola panas dari komponen berkinerja tinggi. Konfigurasi revolusioner ini menjadi kunci mencapai tingkat komputasi exascale.
Dengan kemampuan akses data yang seimbang, sistem ini tidak hanya cepat dalam menghitung. Tetapi juga efisien dalam mengelola dan memproses informasi secara keseluruhan.
Spesifikasi Detail dan Performa El Capitan

Mari kita selami lebih dalam tentang bagaimana mesin raksasa ini dirakit. Konfigurasi teknisnya benar-benar menunjukkan inovasi terbaru dalam dunia komputasi berkinerja tinggi.
Konfigurasi Node dan APU MI300A
Seluruh sistem terdiri dari 11.136 node yang tersusun rapi. Setiap node menggunakan empat unit AMD Instinct MI300A sebagai pusat pemrosesan.
Desain ini memungkinkan efisiensi maksimal dalam pertukaran data. Setiap APU menggabungkan CPU dan GPU dalam satu kemasan terpadu.
Prosesor ini dibuat dengan teknologi canggih 5 nanometer. Tiga kompleks komputasi X86 “Genoa” menyediakan 24 cores dengan kecepatan 1.8 GHz.
Bagian grafisnya memiliki 228 unit komputasi khusus. Ini termasuk 912 core matrix dan 14.592 prosesor streaming untuk tugas paralel.
Kemampuan Komputasi Exascale
Kekuatan mesin ini benar-benar di luar bayangan. Setiap perangkat mampu mencapai 61.3 teraflops untuk komputasi vektor.
Untuk operasi matrix, angkanya bahkan lebih mencengangkan. Kinerjanya mencapai 122.6 teraflops per perangkat.
Secara keseluruhan, sistem ini menghasilkan 2.792,9 petaflops. Ini setara dengan 2.79 exaflops – benar-benar masuk kategori exascale.
Jaringan Slingshot 11 dari HPE memastikan komunikasi antar node berjalan mulus. Bandwidth tinggi dan latensi rendah menjadi kunci suksesnya.
Dukungan penyimpanan cepat Rabbit NVM-Express mempercepat akses data. Konfigurasi ini memungkinkan penanganan workload simulasi 3D paling kompleks.
Penelitian seperti pemodelan iklim global kini menjadi mungkin. Platform Instinct MI300 membuka era baru dalam komputasi ilmiah.
Lawrence Livermore National Laboratory menjadi rumah bagi teknologi ini. Mereka memimpin dalam pemanfaatan sistem komputasi tercanggih untuk penelitian nasional.
El Capitan vs Superkomputer Lain: Apa yang Membuatnya Istimewa?

Di dunia komputasi berkinerja tinggi, setiap sistem bersaing untuk menjadi yang terbaik. Namun hanya sedikit yang benar-benar menonjol dalam berbagai aspek sekaligus.
Raksasa komputasi ini tidak hanya tentang angka kecepatan semata. Kombinasi unik dari teknologi dan efisiensi membuatnya berbeda dari yang lain.
Perbandingan dengan Frontier dan Sistem Exascale Lain
Frontier di Oak Ridge sempat memegang gelar sistem tercepat. Dengan 1.35 exaflops, mesin itu menjadi pionir kategori exascale.
Namun raksasa baru ini melampaui pencapaian tersebut. Skor 1.742 exaflops menunjukkan lompatan kemampuan yang signifikan.
Dibandingkan sistem lain seperti Tianhe-3 dan OceanLight, pendekatannya lebih terintegrasi. Desain APU MI300a memungkinkan efisiensi yang lebih baik.
| Sistem | Kinerja (Exaflops) | Peringkat Green500 | Konsumsi Daya |
|---|---|---|---|
| El Capitan | 1.742 | 18 | 40 MW |
| Frontier | 1.35 | 22 | 29 MW |
| Tianhe-3 | 2.05 | 35 | 45 MW |
| OceanLight | 1.5 | 28 | 38 MW |
Integrasi CPU dan GPU dalam satu package memberikan keunggulan besar. Komunikasi antara kompute engines menjadi lebih cepat dan efisien.
Slingshot 11 dari HPE Cray menjadi tulang punggung konektivitas. Teknologi ini menawarkan alternatif hemat biaya tanpa mengurangi performa.
Efisiensi Energi dan Biaya yang Unggul
Biaya operasional menjadi pertimbangan penting dalam jangka panjang. Sistem ini dirancang dengan efisiensi sebagai prioritas utama.
Dengan batas daya 40 megawatt, mesin memberikan kinerja maksimal. Peringkat 18 di Green500 membuktikan keunggulan efisiensi energinya.
Biaya per unit kinerja FP16 hanya setengah dari cluster H100 hyperscaler. Penghematan ini berasal dari desain terintegrasi yang mengurangi komponen diskrit.
Kemampuan menjalankan workload AI dan simulasi secara bersamaan menjadi nilai tambah. Fitur ini tidak dimiliki semua sistem exascale lainnya.
Lawrence Livermore National Laboratory berhasil menciptakan model baru. Kombinasi kinerja, efisiensi, dan nilai menjadi standar untuk generasi berikutnya.
Kolaborasi strategis antara sektor publik dan privat membuahkan hasil. National Nuclear Security Administration mendapatkan solusi canggih dengan biaya optimal.
Sistem ini membuktikan bahwa komputasi kinerja tinggi tidak harus mahal. Optimasi desain yang cermat menghasilkan nilai terbaik untuk investasi yang dikeluarkan.
Kesimpulan
Dunia komputasi kini memasuki era baru dengan kehadiran sistem tercepat. Lawrence Livermore National Laboratory berhasil menciptakan terobosan melalui kolaborasi strategis.
Teknologi AMD Instinct MI300A menjadi jantung dari pencapaian ini. Integrasi CPU dan GPU dalam satu package memberikan efisiensi luar biasa untuk berbagai workload.
Sistem ini tidak hanya unggul dalam performa exaflops. Tetapi juga menjadi model berkelanjutan dengan efisiensi energi dan biaya operasional yang optimal.
Dampaknya akan terasa dalam penelitian keamanan nasional hingga pemecahan masalah global. Konvergensi komputasi HPC dan AI membuka jalan bagi inovasi masa depan.
Pencapaian ini membuktikan bahwa batas teknologi terus dapat didorong. Memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan secara global.
➡️ Baca Juga: Resep Es Mangga Jeruk Soda: Minuman Tropis Segar di Hari Panas
➡️ Baca Juga: PS3 Native Backwards Compatibility PS5 Dev Kit Cuma Bisa Main 3 Game
Rekomendasi Situs ➡️ Togel Online



